Terbitnya Permeristek DIKTI Tahun 2017 memberikan motivasi tersendiri bagi para Dosen di Indonesia untuk menghasilkan publikasi pada tingkat nasional maupun internasional. Akan tetapi, ketidaksiapan dalam menghasilkan publikasi tersebut justru membuat hal ini menjadi sebuah momok yang menakutkan bagi para dosen. Bagaimana tidak, ketidakmampuan dalam menghasilkan publikasi seperti tertuang dalam aturan tersebut akan berdampak pada penghentian tunjangan fungsional bagi dosen berpangkat Lektor Kepala dan Guru Besar.
Menyikapi hal ini, pada tanggal 5 Mei 2017 Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Tadulako mengadakan Program Pendampingan Penulisan Manuskrip Jurnal Internasional dengan menghadirkan Narasumber dari Universitas Negeri Semarang (UNNES) yaitu Bapak Prof. Dr. Sutikno, ST, MT.
Beliau adalah seorang yang sangat berkompeten dalam penulisan manuskrip jurnal internasional. Tidak hanya menghasilkan tulisan yang telah dimuat dalam Jurnal Internasional yang Terindeks dan Bereputasi, beliau juga merupakan pengelola Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia (JPFI) yang terindeks thomson reuters dan memiliki sejumlah pengalaman sebagai event organizer Seminar Internasional ujar Koordinator Program Studi Pendidikan Fisika Dr. Sahrul Saehana, M.Si.

Kegiatan ini dibuka oleh Dekan FKIP Universitas Tadulako, Dr Lukman, M.Hum, dan dihadiri oleh dosen FKIP Universitas Tadulako, dosen dari FMIPA dan sejumlah mahasiswa. Setelah sesi pemaparan oleh narasumber kemudian dilanjutkan dengan sesi bedah manuskrip dan diakhiri dengan diskusi dengan peserta.
Kedatangan beliau di Program Studi Pendidikan Fisika ternyata dimanfaatkan optimal oleh mahasiswa karena di sore hari (pukul 16.00 s.d. 15.30 wita), Himafi FKIP mengadakan diskusi terkait Perkembangan Teknologi di Bidang Fisika. Acara yang dipandu oleh ibu Novia, S.Pd, M.Pd ini sangat meriah dan berkesan bagi mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Tadulako.

LEAVE A REPLY