Sabtu, (3/10) program studi pendidikan fisika kembali melaksanakan pemilihan asisten baru lab fisika.

Dilatarbelakangi oleh sejumlah asisten yang ingin mengikuti program kuliah kerja nyata (KKN). ‘’Dari 19 orang jumlah asisten keseluruhan, 12 orang yang akan turun KKN.’’ Ungkap Nasar, selaku koordinator Asisten.

Pada kesempatan itu, ada sebanyak 35 mahasiswa yang hadir dari 50 pendaftar. Mereka adalah mahasiswa angkatan 2013 dan 2014.

Menurut keterangannya, mereka yang mengikuti pemilihan asisten tersebut adalah memenuhi syarat karena nilai fisika dasarnya adalah minimal B sementara memiliki nilai kalkulus yang tidak kurang dari C.

Mereka, 35 orang mahasiswa tersebut mengikuti serangkaian pemilihan yang meliputi tes seleksi esay yang isinya berupa konsep fisika, wawancara dengan asisten lama dan ketua Lab, Dr. Unggul Wahyono, M.Si.

Mereka yang telah mengikuti tes wawancara juga membuat semacam tulisan di grup Lab Pendidikan Fisika yang memperlihatkan kesungguhan mereka jika nantinya terpilih menjadi asisten lab fisika.

Sebut saja Herdiansyah, mahasiswa angkatan 2013 yang mengatakan kesungguhannya beberapa waktu lalu lewat akun sosial medianya. ‘’Jika saya jadi seorang asisten,pertama saya akan mengubah paradigma tentang susahnya dalam menyelesaikan maupun mengerjakan laporan praktikum.Kedua saya mempertangung jawabkan tugas saya sebagai seorang asisten dengan cara menanamkan sifat disiplin kepada praktikan dan lebih membuat mereka paham akan konsep-konsep yang ada,agar selesai kegiatan praktikum mereka mengaanggap praktikum bukan hanya sebagai formalitas belaka tapi mempunyai manfaat sehingga ilmunya tidak mudah dilupakan. ‘’

Menurut keterangan Nasar, mereka yang lolos akan diumumkan seminggu setelah tanggal seleksi. Untuk jumlah yang diterima belum ditetapkan tergantung layak atau tidaknya mereka jadi asisten. Ly

 

LEAVE A REPLY