Muliati supandi, terpilih sebagai peserta dalam ajang International, Asia-Pasific Urban Forum (APUF) Youth Assembly. Kegiatan tersebut, akan diselenggarakan pada (17/10) s.d (18/10) nanti.

Alumni mahasiswa pendidikan fisika angkatan 2010 yang terdaftar sebagai wisudawan akhir september 2015 kemarin membawa nama Universitas Tadulako bersama Yaumil di ajang bergengsi itu sebagai perwakilan Sulawesi Tengah.

Menurutnya, kegiatan yang diusung oleh kementrian pekerjaan umum dan perumahan rakyat ini mempunyai tujuan untuk mengambil peran pemuda dalam menyelesaikan persoalan yang muncul akibat urbanisasi.

Kemarin, (21/9) s.d (22/9) mereka yang terpilih, 150 dari 989 pendaftar dari sabang sampai merauke diundang dan dibiayai penuh untuk mengikuti Pre-Event APUF yang diselenggarakan di Hotel Green Sahid Jaya, Jakarta.

‘’Kegiatan yang diselenggarakan selama dua hari itu adalah sebagai persiapan untuk event yang akan digelar bulan depan. Pada bulan oktober nanti, akan ada 300 peserta APUF, 150 perwakilan Indonesia dan 150 akan berasal dari luar. Olehnya, sebagai tuan rumah, kita benar-benar dipersiapkan untuk menampilkan yang terbaik bagi Indonesia.’’ Ungkapnya.

Persiapan yang berlangsung selama dua hari itu dipenuhi dengan agenda yang dibagi menjadi beberapa session dengan 10 tema yang disediakan. Membahas tentang child-friendly City, Out of the box Urban Policy (or dialogue with mayors), Investing in Youth Inititives (Financing Mechanism), Youth Civic Media Training, Data Inovation and Inclusive Cities,Partisipatory Public Sace/Infrastruktur Design, Innovating Our Way Out of Traffic Jam, Towards Socially Responsible Real Estate Developement, Youth Leadership in Disaster and Beyond, Youth Led Waste Management.

‘’10 session itu, dipilih 3 session yang ingin kita ikuti oleh setiap peserta. Pada kesempatan tersebut, kita berperan aktif dengan memberikan solusi terbaik dan inovatif untuk setiap persoalan dengan mempresentasinya menggunakan bahasa inggris.’’ Imbuhnya.

Sebagai alumni untad, tetap mengharumkan nama Universitas adalah suatu kebanggan tersendiri, tidak banyak mahasiswa yang bisa menjadi sepertinya. Memberikan yang terbaik bagi bangsa juga tentunya.

Sebelum menutup, mahasiswa yang biasa akrab disapa Muli ini menungkapkan rasa bahagianya bisa menjadi bagian dari 150 peserta asal Indonesia. ‘’Saya sangat bahagia bisa memberikan kontribusi untuk negeri ini, melalui ide-ide yang muncul. Sehingga Indonesia bisa menjadi lebih baik lagi. Saya sangat bersukur bisa mendapatkan teman baru, pengalaman dan juga ilmu baru. Saya berharap bisa memberikan yang terbaik pada bulan oktober nanti.’’ Tutupnya. Hsd

 

LEAVE A REPLY